Senin, Maret 03, 2008

PAUD: Kelompok Bermain Satya Parahita

Banyak penelitian membuktikan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan bagian penting dari dasar pembentukan kepribadian dan mengasah kecerdasan. Kecerdasan manusia telah terbentuk 50% ketika ia berumur 4 tahun, 80% ketika ia berumur 8 tahun dan mencapai titik puncaknya ketika ia berumur 18 tahun. Informasi dasar yang diterima anak sejak usia dini cenderung bertahan dan mempengaruhi sikap dan perilakunya sepanjang hayat. Kedua hal ini menunjukkan pentingnya pemberian rangsangan pendidikan terhadap anak usia dini, di samping pemenuhan aspek gizi dan kesehatan (penelitian Abdullah, 2003).

Kebutuhan PAUD ini dipertegas oleh UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003 yang berkaitan dengan PAUD. Menurut UU ”pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut” (UU Sisdiknas No. 20, 2003).

Untuk mewujudkan PAUD, pada tahun 2007 Puslit Gender Universitas Kristen Satya Wacana, bekerjasama dengan Parahita Foundation, komponen masyarakat, dan financial support dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, mendirikan Kelompok Bermain Satya Parahita.

Nama Satya Parahita secara etimologis diambil dari Bahasa Sansekerta. Kata satya berarti setia dan kata parahita berarti memperhatikan kesejahteraan orang lain. Secara umum arti kata satya parahita berarti setia memperjuangkan kesejahteraan orang lain, dalam hal ini kesejahteraan masyarakat marginal yang menjadi sasaran program.

PAUD Kelompok Bermain Satya Parahita merupakan pendidikan non-formal yang menggunakan pendekatan holistik atau terintegrasi antara Kelompok Bermain (KB) – Bina Keluarga Balita (BKB) – Posyandu melalui model PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang berperspektif gender.

Tujuan program Kelompok Bermain Satya Parahita antara lain untuk memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan kecerdasan gandanya (multiple intelligence); mengembangkan ketrampilan hidup (life skill) pada anak sebagai bekal menghadapi kehidupan selanjutnya; dan memberikan kesempatan belajar dengan pendekatan bermain (learning by playing, learning by doing).

Sasaran program PAUD ini adalah anak usia dini (2-4 tahun) beserta orang tuanya. Saat ini Kelompok Bermain Satya Parahita memiliki 29 murid yang berusia 1,5 – 4 tahun. Waktu belajar 3 kali seminggu, setiap hari Senin, Rabu dan Jumat. Kegiatan belajar dibagi menjadi 2 kelas berdasarkan usia murid. Kelas kecil (usia 1,5 - 2,5 tahun) diampu oleh Ibu Sri Maena dan kelas besar (usia 2,5 - 4 tahun) diampu oleh Ibu Maria Dolvianti Bora. Tempat belajar di Pondok Sang Timur, Jalan Tidore, RT 02/RW VII/Kelurahan Tegalrejo – Kecamatan Argomulyo, Salatiga. Tempat belajar ini adalah gedung pertemuan milik Gereja Katolik Kristus Raja yang dipinjamkan kepada kami sebagai bentuk komitmennya terhadap program PAUD.

Bagi Universitas Kristen Satya Wacana, Kelompok Bermain Satya Parahita merupakan salah satu wadah untuk melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan (non-formal) dan penelitian yang sekaligus merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Sumber: PPSG-UKSW & KB Satya Parahita 2007.